Manfaat Lobster Laut
Lobster termasuk makanan yang memiliki protrein yang tinggi dengan sedikit lemak. Satu porsi lobster mengandung kisaran 1,2 gram lemak, 0,3 lemak jenuh dan 170 protein. Selain itu lobster laut memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Berkaitan dengan nutrisinya, selain memiliki protein yang cukup tinggi, lobster laut juga mengandung omega-3 asam lemak, zinc, fosfor, kalsium, kolin, magnesium, vitamin A, B12, E dan selenium. Protein dan asam lemak ini sangat baik bagi pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Kalsium dan fosfor berfungsi menjaga kepadatan tulang, sementara selenium melindungi sel dari kerusakan oksidatif sehingga membuat lobster laut sangat cocok dikonsumsi oleh mereka yang ingin menjaga berat badan.
VitaminB12 dan kolin yang terdapat pada lobster adalah kombinasi nutrisi yang sangat penting untuk otak. Kolin merupakan nutrisi penting untuk mendukung produksi neurotransmiter untuk komunikasi di otak. Selain itu, kolin juga membantu menjaga fungsi hati, memperkuat system saraf, memperbaiki memori dan konsentrasi, menurunkan risiko demensia atau alzheimer, menurunkan kolestrol dan tekanan darah tinggi. Sehingga kolin sangat bermanfaat bagi lansia.
Kandungan zinc dalam lobster sangat bermanfaat untuk system imun. Kekurangan mengkonsumsi zinc untuk tubuh akan berdampak terganggunya produksi limfosit dan akan menurunkan daya imun tubuh.
Untuk asam lemak omega-3 EPA dan DHA dalam lobster sangat bermanfaat untuk tubuh dengan membantu mengurangi risiko kanker, terutama kanker prostat. Mengkonsumsi makanan yang mengandung EPA dan DHA sangat terbukti dapat mencegah kanker prostat untuk sampai ke stadium akhir karena tubuh manusia tidak dapat menghasilkan omega-3.
Manfaat lainnya adalah bisa di konsumsi untuk penderita tiroid. Selain mengandung selenium, lobster juga mengandung yodium. Jika cukup mengkonsumsi yodium, sangat besar kemungkinannya untuk tidak menderita penyakit tiroid.
Snagat perlu diingat, bahwa lobster juga mengantung natrium dan kolestrol yang cukup tunggu. Satu ekor lobter mengandung 216 mg kolestrol dan 719 mg natrium. Sehingga tidak disarankan untuk mengkonsumsi lobster secara berlebihan. Tidak hanya itu, sangat di anjurkan untuk mengolah lobster dengan benar demi kesehatan.
Jenis lobster laut
Lobster laut memiliki beragam jenis. Perbedaan yang cukup jelas bisa di ketahui dari warna, dan ukuran, Berikut penjelasan 4 dari 12 jenis lobster yang ada di dunia: