English EN Indonesian ID

Ikan Nila

Tilapia atau yang akrab disebut dengan ikan nila, merupakan salah satu species ikan air yang banyak ditemukan di perairan tawar. Ikan sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, dikarenakan harganya yang terjangkau dan mudah ditemukan.

Mengapa ikan tilapia disebut dengan ikan nila?

Disebut dengan ikan nila, karena ikan ini merupakan spesies endemic yang banyak ditemukan sungai Nil di Mesir. Ikan sudah menjadi komoditas export, dikarenakan permintaanya yang selalu tinggi. Ikan ini dapat disajikan dalam berbagai masakan mulai dari di goreng, bakar, maupun dipanggang. Ada beberapa jenis ikan nila yang dapat di temukan di perairan Indonesia. Jenis yang paling umum di temukan di perairan Indonesia adalah jenis Tilapia Hitam (Nila Hitam)

Ikan Tilapia Hitam (Nila Hitam)

Oreochromis niloticus atau yang biasa disebut dengan Nila Hitam, merupakan jenis ikan nila yang sudah ada dari 4000 tahun yang lalu. Ikan tilapia ini banyak dikembang biakan oleh peternak ikan tanah air, dikarenakan ikan tilapia jenis ini mudah dalam perawatan dan tahan akan berbagai macam penyakit. Selaian itu biaya perawatan ikan tilapia ini cukup murah. Ikan tilapia ini dapat dicirikan dengan warna tubuhnya yang berawarna hitam dengan ujung sirip yang sedikit berwarna merah. Ikan ini hidup di suhu air normal, dan dapat di panen dalam jangka waktu 4 Bulan sejak dari ukuran bibit. Bobot panen rata-rata ikan tilapia ini antara 300gram – 500gram. Ranofishery dapat memproduksi jenis ikan tilapia ini sebanyak 16 ton perbulan.

Black Tilapia
Red Tilapia

Ikan Tilapia Merah (Nila Merah)

Ciri yang paling mencolok dari ikan ini dibanding dengan ikan tilapia hitam adalah warna tubuhnya yang berwarna merah cerah. Ikan tilapia jenis ini banyak di gunakan sebagai ikan hias karena memiliki  warna yang menarik. Selain itu, ikan jenis ini juga banyak di konsumsi karena dagingnya yang terkenal lezat dan tekstur yang lembut. Nila merah juga menjadi jenis ikan favorit yang dibudidaya dikarenakan ikan ini memiliki waktu panen yang cukup cepat dibanding ikan tilapia hitam. Jenis Nila merah Larasati contohnya memiliki jangka waktu panen selama 3 bulan dari ukuran bibit.

Ikan Mujair

Memiliki nama latin Oreochromis Mossambicus, ikan jenis ini mudah di temukan di perairan sungai di Indonesia. Memiliki ciri fisik yang hampir sama dengan ikan nila hitam yaitu tubuh berwarna hitam, tubuh agak memanjand dan sedikit pipih di samping. Ikan mujair memiliki ekor berwarna jingga yang akan muncul ketika tumbuh dewasa. Moncong ikan mujair terletak pada bagian tengah. Pada bagian bibir terdapat sungut dan tidak bergigi bagian dalam mulut. Sirip ikan ini memanjang dari pangkal kepala sampai pangkal anus. Sirip ikan mujair berjari keras dan bergigi pada bagian ujungnya. Dinamakan Ikan Mujair karena ikan ini ditemukan pertama kali oleh Mbah Moedjair pada tahun 1980-1957. Ikan ini banyak di konsumsi oleh masyarakat Indonesia karena di percaya memiliki beragam nutrisi antara lain: Vitamin A, D, Thiamin, Riboflavin dan Niacin.

Tilapia Fish